Sedona, Tempat Tercantik di Amerika Serikat


Jalan Jalan / Wednesday, August 22nd, 2018

Arizona memang dikenal sebagai negara bagian penuh dengan ngarai (canyon) dan gurun. Iya, gurun.. Tapi disini tidak pernah sekali pun saya ketemu unta seperti halnya di jazirah Arab sana. Iya, sih beda banget. Beda banget lagi, karena Amerika sudah sangat maju dalam mengembangkan pariwisata-nya. 

Nah, kalau tahun lalu saya mampir ke Grand Canyon, tahun ini, sehari setelah Idul Fitri, saya dan keluarga menyempatkan ke Sedona Dessert, masih di wilayah Arizona juga. Lokasinya hanya sekitar 2 jam dari Phoenix, sedangkan kalau ke Grand Canyon kurang lebih 4 jam waktu tempuhnya.

Dalam bayangan saya, gurun ya gurun. Gersang, panas dan tidak ada apa-apa. Tapi Sedona beda, konturnya dengan ngarai berkelok membuat berada disini seperti kembali ke pedesaan Amerika jaman 1970-an. Ini kali pertama saya ke USA pada musim panas dan Arizona memang dikenal sebagai wilayah terpanas di USA. Bayangin aja, saat kesana Juni-Juli lalu, suhu tertinggi mencapai 45 derajat celcius. Alhamdulillah, waktu ke Sedona suhunya cukup bersahabat, di sekitaran 35 derajat celcius. Menuju kesini, ngarai berliuk-liuk indah kita lalui. Latar belakangnya bukit kapur berwarna cokelat menghiasi perjalanan. Sangat pemandangan west Amerika.

Gabungan landscape ngarai dan batuan yang unik, udara sejuk dan kontur perbukitan konon menobatkan Sedona sebagai salah satu tempat tercantik di Amerika. Langit dengan warna biru yang melimpah dan karakteristik batuan sedimentasi bergradasi cokelat kekuning-kuningan membuat saya juga percaya tempat ini memang cantik. Cahaya matahari yang berhamburan membuat pepohonan hijau tumbuh subur dan savana-nya berangin sepoi-sepoi.

Untuk sampai ke puncak dan melihat pemandangan dari atas kita harus hiking beberapa ratus meter atau bisa juga mengambil jalur memutar yang cukup jauh kalau mau sekalian eksplore dan berolahraga. Karena bulan lalu musim panas, tentu saja kita memilih jalur yang terdekat, meskipun sempat nyasar juga lewat jalur yang panjang.

Sedona berada di kawasan Taman Nasional Coconico. sama seperti hampir seluruh wisata alam di Amerika, selalu ada museum tak jauh dari pusat Sedona, tempat pengunjung mendapatkan informasi dan asal muasal Sedona tercipta. Saya dan keluarga juga sempat mampir kesini. Dasarnya orang Indonesia (yang malas belajar), kita cuma foto-foto saja, tidak sempat mengamati ragam informasi tentang Coconico yang dipamerkan disini. Hehehe..

Setelah hiking yang cukup melelahkan (ukurannya lelah bagi saya adalah langsung menghabiskan sekitar 1 liter air mineral), kami lanjut menyusuri down town Sedona. Sedona ini bukan nama gurunnya saja ya, tapi sudah menjadi satu kota kecil yang memang dirancang sebagai kota wisata. Jangan heran kalau disini juga ada down town lengkap dengan mall dan perkantoran. Tapi namanya kota wisata, Sedona dipenuhi resort dan villa-villa cantik buat liburan. Kebayang gak sih, kalau umumnya orang tropis beristirahat di pantai atau pegunungan, ini kita bersemedi di gurun.

Sedona, Down Town

Katanya kesini terbaik adalah saat musim gugur, karena pepohonan yang berubah warna berpadu dengan perbukitan berwarna tanah liat yang akan membuat pemandangan menjadi sungguh tidak biasa. Sayangnya saya lebih senang musim panas, musim gugur adalah pembuka musim dingin yang pasti bakal dingin banget.

Tapi dengan kecantikannya, Sedona akan selalu menawan sepanjang tahun, sepanjang musim.

(Visited 39 times, 1 visits today)

One Reply to “Sedona, Tempat Tercantik di Amerika Serikat”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *