Jalan Jalan

Salem, Arunika dari Brebes

Seorang senior travel blogger pernah berpetuah ke saya: “Kalau mau bikin judul tulisan jalan-jalan, lupakan menggunakan frasa-frasa hiperbola seperti surga tersembunyi, emas terselubung, nirwana di kaki langit, atau apalah yang sejenisnya. Kenapa?! Karena kata-kata tersebut memang cenderung berlebihan dan “feeling” orang terhadap sebuah daerah bisa berbeda-beda. Lagian, emang kamu pernah ke surga atau ke nirwana sampe-sampeContinue Reading “Salem, Arunika dari Brebes”

Jalan Jalan

Ada apa dengan Brebes?!

Kalau mendengar kata Brebes, apa yang ada dalam pikiranmu? Hanya bawang dan telor asin saja? Atau justru kejadian macet berhari-hari di Gerbang Tol Brebes alias Brexit lebaran lalu? Sama dong!! Hehehe… Beruntung banget beberapa minggu lalu saya mendapat kesempatan untuk mengeksplore Brebes lebih luas yang akhirnya membuat saya tidak lagi mengira bahwa Brebes hanya bawangContinue Reading “Ada apa dengan Brebes?!”

Jalan Jalan

Kenyamanan Ala Best Western Premier Solo Baru

Membayangkan macetnya tol Jagorawi di Senin pagi sama sekali tidak membuat semangat saya hilang untuk segera tiba di Solo. Jarang-jarang nih bisa mengeksplore salah satu daerah heritage Indonesia ini, apalagi akan menginap di Best Western Premier Solo Baru (BWPSB), salah satu hotel chain terbesar di Solo. Bersama Mas Disgiovery, pagi pagi banget saya sudah nangkringContinue Reading “Kenyamanan Ala Best Western Premier Solo Baru”

Jalan Jalan

Penyesalan di Desa Wisata Kandri

Diajak river tubing pada saat Famtrip Blogger yang digagas Badan Promosi Pariwisata Semarang (BP2KS), saya langsung mikir panjang. Boro-boro bisa ikutan, ngerti river tubing itu apa aja, nggak. Kebayang ini bakal mirip naik Kora-Kora di Dufan yang ujungnya jadi penyesalan seumur hidup. Bedanya river tubing ada airnya dan langsung di alam. Malas deh buat ikutan, BiarinContinue Reading “Penyesalan di Desa Wisata Kandri”

Jalan Jalan

Ada Gus Dur di Pecinan Semarang!

Pada sebuah siang yang panas di sudut kota Semarang, saya kembali belajar tentang manisnya keberagaman. Saya sebenarnya terbiasa hidup di lingkungan multikultural. Datang dari kedua orang tua yang berbeda suku, sering berpindah-pindah tempat tinggal beda pulau, beda provinsi. Pindah kerja yang juga tidak kalah sering. Semua yang membuat saya akrab dengan perbedaan. Dan siang itu, di jalanContinue Reading “Ada Gus Dur di Pecinan Semarang!”