berburu kopi di kota hujan

Sejak pulang dari Aceh (huuu…Aceh meluluuuu), saya pengen bilang bahwa sejatinya hidup itu dimulai dari warung kopi. Yes, life begins at coffee shop.  Buat saya,  nongkrong di warung kopi bukan sekedar  untuk bersosialisasi, ngobrol sambil menikmati secangkir latte yang mengepul, tetapi juga tempat mencari inspirasi dengan berlama-lama bekerja di depan laptop tanpa bosan. Bahkan sangat […]

credentialism or intellectual reflection?

One challenge in our academic world today is ‘credentialism’ – focusing on gaining credentials rather than depth in intellectual reflection (Yanuar Nugroho) Agak tergelitik membaca twit Mas Yan diatas. Soalnya saya memang akhir-akhir ini ketemu dengan orang-orang yang mengejar gelar, posisi dan status atau karena ada  kewajiban/keharusan jadi master, jadi doktor makanya mereka melanjutkan sekolah. […]

seribu cerita dari pulau seribu

Ceritanya minggu lalu, saya “mupeng berat” dengan yang namanya pantai. Dengan kondisi kantong yang cekak dan waktu libur yang singkat, sepertinya tidak memungkinkan untuk melancong ke pantai-pantai indah di Bali atau Lombok atau Aceh Lon Sayang.. (How I miss Aceh..). Memang sih, dalam setiap perjalanan dinas ke luar ke daerah akhir-akhir ini sering ketemu pantai, […]

pergilah, menghilang sajalah lagi…

Dan..upayaku tahu diri.. Tak slamanya berhasil Pabila kau muncul terus begini Tanpa pernah kita bersama Pergilah,menghilang sajalah lagi   Baca penggalan lagu Maudy Ayunda di atas jadi tiba-tiba kepingin cerita tentang sebuah cerita yang (mungkin) membosankan.  Tentang seseorang yang udah kemana-kemana tapi ujung-ujungnya datang kembali setelah membuat separuh jiwa rasanya mau mati *lebay… Kabarnya ia […]

Sedekah yang menjaga keberuntungan…

Sejujurnya saya agak ragu menulis tentang topik ini. Saya takut dikira pamer, dibilang riya, atau dikira ini cuma eforia sesaat. Tapi setelah dipikir-pikir sejak dulu, yang menjaga “keberuntungan” hidup saya mungkin cuma sedekah, jadi kayaknya boleh boleh aja deh ditulis yaa.. Hehehe.  Saya datang dari keluarga yang biasa-biasa saja secara ekonomi pun mungkin secara religi. […]

untuk saya, dia dan Tuhan..

Pada satu titik, akhirnya saya mengerti cinta tidak selamanya menyatukan. Saya sempat percaya dengan teori move on, tapi hanya “sempat”, karena di kemudian hari saya menyadari teori just an theory sampai kamu membuktikan dengan caramu sendiri dan kemudian menciptakan teori baru. See? Hingga akhirnya saya membuat teori baru, bahwa dua orang yang ditakdirkan bersama sejatinya […]

Baitullah, keajaiban cinta..

Mendapat kesempatan bisa pergi ke tanah suci bulan ini adalah sebuah berkah yang luar biasa bagi saya.  Selain punya rejeki yang cukup (baca: pas-pas-an), bisa cuti (dengan mudahnya), ternyata yang lebih besar poinnya keinginan yang mungkin orang bilang “panggilan” buat kesana. Saya sudah merencanakan keberangkatan ini sebenarnya sejak tahun lalu, tapi “nekad” pengen bener-bener pergi […]

are you strong enough?!

Beberapa tahun lalu saya pernah “ditinggalkan” oleh seseorang yang saya cintai  karena ia pergi dengan perempuan lain. Saya masih ingat kata-kata terakhir yang ia ucapkan: “aku tahu..kamu perempuan yang kuat”.  Kata-katanya bertuah, karena ternyata itu bukan patah hati yang terakhir, masih ada urusan hati lagi setelah itu yang membuatku benar-benar belajar jadi kuat. *Loh, kok […]

Eksotika pantai berbatu (Belitung Part 2)

Masih melanjutkan cerita tentang liburan singkat saya di Belitung minggu lalu, kali ini sedikit ulasan tentang pantai-pantainya. Ini adalah liburan kedua saya bulan ini ke tempat bernama pantai. Bulan lalu disela-sela tugas ke Aceh saya menyempatkan mampir ke beberapa pantai di bumi nanggroe tersebut. Di Belitung saya berkunjung ke beberapa pantai yaitu, pantai Tanjung Tinggi, […]

Menelusuri memorabilia Laskar Pelangi (Belitung Part 1)

Bulan ini saya bisa liburan sebentar ke Pulau Belitung. Kebetulan ada teman lama, Yeni yang sudah bermukim disana. Selain pantainya, lima tahun terakhir Belitung diberi “julukan” baru Negeri Laskar Pelangi. Yah, asal muasalnya apalagi kalau bukan buku mega bestseller tulisan Andrea Hirata yang sudah buanyakkkkk saya tulis di blog ini.  Saya sudah menggagendakan harus mengunjungi […]

bahagia itu sederhana

Masih ngomongin Aceh, tepatnya inspirasi dari Aceh. Setiap kembali dari sana, saya seolah “tidak siap” bertemu dengan Jakarta.  Yang terbayang, macet dimana-mana, orang-orang yang terburu-buru, angkutan publik yang buruk dan dunia sosial yang jauh sekali berbeda dengan di daerah. Saya bersyukur pernah kerja di daerah (baca; Aceh) dan merasakan atmosfir yang tidak melulu dalam suasana […]