my life is so colorful


Obrolan / Monday, February 9th, 2009

Nyaris dua minggu ini agak sedikit “tersiksa” oleh pekerjaan yang numpuk. Tapi untungnya karena udah biasa, “siksaan” itu bisa dibikin enjoy apalagi aku punya temen temen tim yang hebat dan bisa diandalkan ( I love you, gus..). Namun sering juga terlintas betapa membosankannya semua ini dan itu yang akhirnya bikin aku merasa, “Oh No…, gue kayak gak punya kehidupan lain?!!” Tapi, setelah ngobrol-ngobrol dengan seorang temen kemarin aku tiba-tiba diingetin kalo hidupku dengan semua kejadian dan peristiwa yang pernah kualami itu berwarna banget. Asumsi seperti gak punya kehidupan lain mungkin hanya sesuatu yang tanpa kusadari aku “setting” sendiri. So terrible, isn’t it?
Ingatanku menerawang ke semua hal-hal penting yang pernah terjadi dalam nafasku. Ibaratnya hidup ini penuh dengan milestone. Lahir dari orang tua dengan budaya yang cukup berbeda, yang membuatku tumbuh dengan gabungan kultur Sulawesi dan Sumatera. Atau paling tidak menambah perbendaharaan bahasa daerah yang aku cukup pahami. Jadi aku punya “koleksi” saudara yang beda banget adat dan bahasanya kalo lagi ngumpul. Lalu masa kecilku yang menclok dari satu kota ke kota lain menambah koleksi teman-teman. Untuk temen-temen sekolah, aku nyaris gak punya temen TK yang se-SD, temen SD yang se-SMP, temen SMP yang se-SMA dan temen SMA yang sekampus. Semua berbeda. Ketika kuliah pun aku masuk di lingkungan yang dipenuhi oleh orang-orang dari 27 provinsi (btw, sekarang udah 33 ya?) Lagi-lagi membuka mataku bagaimana berbaur dan menyesuaikan diri dengan orang-orang yang datang dari latar belakang yang berbeda. Alhamdulillah bisa dibilang aku masih keep contact dengan teman-teman terdekat yang berbeda-beda wahana itu, meski pun hanya dengan perantara teknologi.
slide1
Sebagian masa kecilku adalah bahagia, tapi ada juga bagian lain yang idealnya pada saat itu belum layak aku alami. Namun itu sungguh bukan satu penyesalan justru suatu karunia besar yang kini aku sadari. Belum lagi milestone penting perjuangan Mama untuk aku dan adik-adikku yang akan selalu jadi sejarah penting sampai dunia ini tutup usia. Kalau ingat hal-hal berat kala itu, rasanya aku tidak yakin bisa melewati itu semua. Satu hal yang sudah jadi garis tanganku, bahwa selama ini apapun yang aku capai sama dengan perjuangan. Hampir tidak ada setitik hal kecil yang aku dapatkan tanpa usaha keras untuk mencapai itu. Ngomong-ngomong soal ini, aku pernah “dibaca” oleh seseorang, bahwa katanya untuk memperoleh sesuatu rata-rata aku harus melewati lebih banyak tahap dibanding orang lain padahal bisa jadi itu untuk sesuatu yang sama. In others words, nothing such an easy thing for me. Lagi-lagi itu bukan satu penyesalan yang membuatku menggerutu dan bilang bahwa rumput tetangga selalu lebih hijau, tapi merupakan satu suratan dan pembuktian; my life is my fight.

Beranjak dewasa ketemu dengan puluhan teman-teman dari berbagai tempat kerja dengan karakter yang beda-beda. Herannya dari semua bos yang pernah aku temui, rata-rata punya benang merah yang sama alias nyaris se-type. Analisisku, pasti bos-bos itu ketika mewawancarai aku, mencari orang yang tepat untuk karakter mereka dan mungkin itu emang porsiku. Lucu. Karena beberapa kali loncat-loncat itu, aku juga ketemu rekan-rekan kerja yang sampai kini masih jadi sahabat-sahabat terbaik dan selalu siap membantu saat aku butuh mereka.

Tahun 2007 satu milestone lagi. Setelah capek melintasi kemacetan Jakarta, aku berani nerima tawaran kerja di Aceh. Thanks God..banyak hal terjawab setelah aku ada disini. Yang makin bikin aku percaya, jika kita memikirkan sesuatu dan berharap hasilnya adalah A, maka percayalah bahwa Tuhan akan membuka jalan tanpa kamu duga dengan solusi B yang jauhhhhhhh lebih baik daripada yang kita pikirkan. Bukan sok bijak loh, sebenernya ini juga buat ngingetin aku akan makna meminta dan bersyukur. Hebatnya disini aku ketemu temen-temen yang luar biasa. Incredible. Padahal ketika memutuskan untuk pergi kesini, sempet nangis gak jelas seminggu karena bingung. Kalo nurut kata Apop : Dasar Libra!!

Yang membuatku lebih merasa berwarna lagi, adalah aku punya banyak teman tidak hanya eks temen sekolah, kuliah atau eks temen sekantor. Tapi juga temen-temen yang aku “temuin” karena kita punya hobi yang sama. Makasih 7bi & gank-nya, you’re one of the best thing ever happened in my life. Walau mereka terkadang nyebelin, suka bikin aku marah tapi selalu ada cinta buat mereka.

Yang paling seru dan antara penting dan gak penting adalah soal berisi lima huruf bernama CINTA. Hahahaha.. pastilah ada catatan tentang beberapa orang disana, semua dengan cerita dan tema yang signifikan perbedaannya. Ada seseoang dengan inisial MA dengan cerita pendek-nya tapi panjang dalam ukuran waktu. Atau orang Kedung Halang Bogor yang menjadi salah satu milestone penting dalam hidupku. “Azzurra” yang tega banget nikah sama temenku sendiri dan bikin aku nangis 16 jam (lucunya sekarang katanya mo divorce??!!). Atau tentang seseorang yang rela nungguin di gerbang tol Bogor pada pukul 12 malam demi sekotak roti unyil. Bla.. Bla.. Bla.. Terakhir, tentu saja yang masih begitu lekat dalam ingatanku adalah Mr. Hommer yang sudah meletakkan satu catatan penting dalam hidupku sebagai seorang perempuan. Tidak itu saja, cerita cerita didalamnya bahkan setelah semuanya berakhir, membuat hidupku seperti glitter yang berpendar pendar. Meriah. Oya, banyak bagian-bagian itu aku tuliskan dalam blog ini.

Seneng, sedih, suka, duka adalah hal yang datang silih berganti. Tidak ada hari tanpa masalah yang harusnya sebagai bagian pendewasaan diri. Meskipun aku moody, sensitif, kadang-kadang gak tau malu, kadang-kadang ke-PD-an, tapi kadang kadang juga minderan aku mencoba menggangap semua itu adalah manusiawi. Walau banyak banget yang aku belum punya, namun lebih banyak lagi yang sudah aku punya. Keluarga, teman-temanku, pekerjaanku, hari-hariku, semua orang disekitarku, kenangan-kenangan indah dan buruk adalah warna-warna dalam hidupku.

Hal terpenting adalah; seandainya kamu merasa banyak hal yang kamu tidak punya, pastikan semuanya perlahan satu persatu akan jadi milikmu. Bukan seperti orang yang sudah punya segalanya, tapi perlahan satu persatu akan hilang dan bukan jadi miliknya lagi (bunch, 8 Februari 2009)

(Visited 112 times, 1 visits today)
Share

7 Replies to “my life is so colorful”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *