Saya bosan MANDIRI !!


Obrolan / Tuesday, August 14th, 2012

http://tattletailzz.com/know-your-role-why-the-independent-woman-struggles-with-dating/

Saat kemandirian sudah jadi nilai positif bahkan “keunggulan komparatif” seorang perempuan, hari ini saya menyatakan kalau saya BOSAN menjadi mandiri.  Beberapa bulan terakhir, kepalaku memang mumet dipenuhi segala urusan.  Pekerjaan yang jadi rutinitas sudah pasti jadi makanan. Tapi bukan itu saja, ada lagi urusan keluarga, kerjaan-kerjaan lain, transaksi beli rumah beserta tetek bengek-nya yang ribet serta penuh dengan unpredictable issue. Pindah rumah baru bulan lalu benar-benar menyita pikiran. Urusan lumayan besar seperti renovasi minor kamar belakang, benerin tangga, memilih wallpaper  yang oke, memasang antenna TV, kran air buat mesin cuci sampai urusan colokan listrik yang tidak pas posisinya bener-bener bikin rungsing! Kesimpulannya, ketika beli cabe sampai beli rumah diurusin sendiri itu melelahkan! Dan jrenggg..jrengg..tiba-tiba saya bosan jadi perempuan mandiri!! *nangis meraung-raung

Sejatinya, Saya sudah terbiasa mandiri sejak kuliah di Bogor dan tinggal sendiri, jauh dari orang tua. Mengambil keputusan sendiri bukan lagi barang baru. Ya, pasti ada pertimbangan dan masukan dari keluarga dan teman-teman untuk banyak hal besar, tapi pada akhirnya keputusan selalu saya tentukan sendiri. Banyak yang bilang mandiri itu adalah salah satu berita baik wanita masa kini. Mandiri sudah jadi poin plus bagi  seorang wanita. Di jaman dimana wanita punya posisi yang sama dengan laki-laki,  ketergantungan terhadap sosok kaum adam pun mulai berkurang. Tapi, eh. Apa bener begitu adanya?. Hasil survei kecil saya terhadap beberapa teman yang sudah menikah, umumnya mereka menertawakan saya dan mengatakan bahwa setelah menikah pun sebagian besar keputusan diambil sendiri. Kesimpulannya, gak ada bedanya deh, lo single atau doble karena hal-hal yang saya keluhkan diatas  berdasarkan pengalaman, tetap diputuskan sendiri oleh mereka (sebagai wanita). Kurang valid sih, survei ini..,karena respondennya adalah teman-teman  saya yang semuanya wanita bekerja dan punya karier yang cukup cemerlang. Biasanya sih wanita-wanita seperti itu mandirinya suka “kelewatan”. Padahal buat saya yang jomblo bahagia ini (*batuk batuk), fungsi pasangan terutama adalah tempat berbagi dan rekan untuk menentukan keputusan-keputusan penting dalam hidup.  Hehehhe.. Barangkali surveinya memang harus dikaji lebih dalam, keputusan mana yang bisa sendiri, keputusan mana yang harus bersama dan respondennya pun harus lebih variatif. Gubrak, kok jadi ngomongin model kerjaan?!

Mungkin saya lagi “manja” aja, lagi perlu perhatian. Tepatnya perhatian dari orang yang istimewa. Eh, beneran begitu? Eitsss..jangan berkilah dulu.. Saya tahu itu masalah standar. Everybody does, kan?! Lagian ini konteksnya bukan mengeluh, tapi “bercerita”.   Catet ya!! Sebenernya kan wajar-wajar aja kalau perempuan seperti saya tiba-tiba punya perasaan begitu. Selama perasaan itu tidak “dipelihara” yang bisa menimbulkan efek galau berkelanjutan.  Saya bukan feminis yang (mungkin) sangat perkasa bisa total hidup sendiri tanpa bantuan lawan jenis. Ya, apapun bentuknya, laki-laki dan perempuan kan mahluk sosial yang memang ditakdirkan untuk saling melengkapi di koridor dan kodratnya masing-masing.. 🙂

(Visited 190 times, 1 visits today)
Share

One Reply to “Saya bosan MANDIRI !!”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *