Senin, 2 Juli 2007 Bandara Soekarno Hatta, Terminal 2F.
SMS Belyn “bentar lagi gue nyampe ya, cinta… lu tunggu aja depan KFC”. Trus gue telpon Jolie, jawabnya “Wewet,..tunggu aja napa!” Sementara aku berkeliling mencari mereka, Wiwin dan Baya rela nungguin koper segede kulkas yang kubawa. Pukul 7.30, tim pengantar jamaah haji itu pun lengkap. Jolie Recet, Belyn & Arlia (yang bela-belain bolos kerja demi gue, padahal alasan aslinya sih mau ke Dufan 😛 ) tak ketinggalan Baya dan Wiwin van Bogor. Padahal sumpah, gue gak mau dianter, gue takut sedih ninggalin mereka. *Acting doang* Lagian gue kan bakalan sering pulang dan pasti akan pulang.
Iseng-iseng buka HP, ternyata aku masih menyimpan beberapa “farewell sms” yang sayang kalo dihapus dan kuterima pada hari itu (kutipan asli)

Kalimat basi “lebih baik sakit gigi, daripada sakit hati”, mungkin mulai diragukan kebenarannya. Kumpulan kata itu, lebih sering dibalik menjadi “lebih baik sakit hati daripada sakit gigi” untuk melukiskan betapa duka nestapanya jika gigi terserang sejuta rasa`nyeri, perih, nyut-nyut-an dan sejenisnya. Kata-kata itu sendiri kalo tidak salah dipopulerkan sekitar tahun 80an oleh penyanyi dangdut berambut keriting -yang kalo gak salah- bernama Hamdan ATT. Agak bingung juga mengingat pastinya, karena pertama; aku adalah penggemar dangdut pada posisi second level alias tidak terlalu maniak atau dengan kata lain malu-malu mengakui kalau sebenernya menggemari musik yg katanya sudah mulai go international itu (entah kemana…) Lalu, kedua; penyanyi dangdut bermodel semi kribo dengan video klip di taman bunga yang “india banget” bukan dia seorang. Anybody can help me ? Ona Sutra ??,.. Oww.. bukan!!

