Cara Hemat Liburan di Amerika Serikat


Jalan Jalan, Obrolan / Tuesday, July 3rd, 2018

Pertanyaan yang paling sering saya terima adalah: berapa sih biaya jalan-jalan ke Amerika? Dimana cari tiket murah ke Amerika? Nah, sekalian aja, berikut tips ringan dari saya tentang bagaimana liburan murah di Amerika Serikat. Semoga membantu. Oya, sebelumnya, saya sudah pernah menulis tentang tips mendapatkan VISA USA disini.

Tiket Murah? Tidak Melulu Harus Beli di Travel Fair!

Biarpun nyaris tidak pernah ikut travel fair, selama ini saya Alhamdulillah, selalu dapet tiket yang masih terjangkau. Beberapa website yang menjadi rujukan saya adalah cheapoir.com, oneflight.com, vayama.com dan kayak.com. Saya tidak terlalu merekomendasikan e-commerce tiket lokal untuk beli tiket ke USA, karena kebanyakan belum bekerja sama dengan seluruh airline internasional. Jika ada harganya bisa mahal sekali….

Dari situs-situs yang disebutkan diatas, sering (bahkan selalu) bisa didapatkan harga seperti di Travel Fair bahkan saat peak season. Aktifkan menu notifikasi email, sehingga kalian bisa mendapatkan informasi jika ada harga yang sedang turun. Contoh, Jakarta-Los Angeles, jika beruntung kamu bisa dapat di harga USD 600an (PP), dan itu pun sangat sering. Resepnya, cermat dan seksama memilih tanggal keberangkatan.

Jangan heran, kalau nanti akan ketemu nama-nama pesawat yang belum pernah kita dengar. Sebagai gambaran, sekarang banyak sekali penerbangan dari China. Bukan hanya penerbangan dari Ibukotanya, namun juga dari beberapa provinsi disana langsung menuju USA. Canggih ya, China ini.. Pesawat-pesawat dari China ini memiliki harga cenderung stabil murah. Ngeri soal keamanan?! Semua pesawat yang bisa masuk Amerika sudah terjamin keamanannya. Tentu saja, soal kenyamanan jangan dibandingkan dengan level Emirates atau Singapore Airlines ya. Toh, prinsipnya kan yang penting sampai dengan selamat. Berdasarkan pengalaman, menurut saya sementara ini kelas ekonomi ternyaman adalah Korean Airlines (Tapi harganya juga lumayan…)

Biasanya, tiket ke USA via Malaysia hampir selalu lebih murah hingga USD 200-300 (PP) jika dibanding dari Jakarta. Namun kalau pun  kamu tergiur, perlu dihitung dengan akurat, biaya-biaya tambahan lain seperti tiket Jakarta-KL (PP) plus biaya bagasi. Umumnya pesawat ke Amerika memberikan bagasi gratis 2×23 kg per orang. Sementara pesawat dalam Asia maksimal bagasi adalah 30 kg/orang (bahkan ada yang tanpa bagasi) Kenapa perlu diwaspadai? Begini, kalau pulang ke tanah air bagasi kita hanya 2×23 kg saja, berarti hanya bisa sampai Malaysia, artinya perlu tambahan biaya lagi beli kuota bagasi ke Jakarta. Perlu juga dihitung, biaya yang dikeluarkan saat transit di KL pastinya kita perlu makan kan? Jangan lupa hitung biaya “capeknya” mondar mondar dan transit.

Beli Tiket Pergi dan Pulang dari Kota yang Sama

Amerika itu luas buangett, gaes, dan hampir semuanya daratan kecuali Hawaii dan beberapa pulau-pulau kecil. Kota-kota utama yang jadi pusat pariwisata diantaranya Los Angeles dan New York. Los Angeles di west coast sementara New York di east coast. Kalau mau hemat, belilah tiket PP dari dan ke kota yang sama. Logikanya begini maskapai penerbangan menghindari rugi dengan memberikan harga tiket PP jauh lebih murah daripada beli sekali jalan agar okupansi pesawat selalu mencukupi. Untuk tujuan yang sama saja jika tidak beli langsung sekaligus PP akan mahal, apalagi jika berbeda tujuan. Contoh, kalau landing di LA, maka pulangnya pun harus take off dari LA. Beli tiket satu kali jalan, misal Jakarta-LA dan pulangnya New York-Jakarta, akan membuat biaya untuk tiket naik hingga 100-200%. Nggak percaya, silakan cek sendiri..

Untuk transportasi antar kota (domestik) di USA, tipe-tipe penawarannya kurang lebih sama dengan kita, pesan lebih cepat lebih baik. Hati-hati, beberapa waktu tertentu harga tiket domestik lebih mahal daripada harga ke Jakarta. Beneran! Kalau waktu kalian pendek dan biaya pas pasan, saran saya tidak usah visit kota kota yang berjauhan. Misal kalau West Coast cukup LA dan San Francisco yang bisa ditempuh dengan bis, atau ditambah ke Las Vegas dan San Diego dengan perjalanan darat rata-rata lebih 6-7 jam dari LA. Semoga di tahun berikutnya ada rejeki lagi, jadi bisa menjelajah East Coast seperti New York dan Washington DC.

Sedia Makanan Kemasan

Sobatmisqin-ku, biaya sekali makanan yang cukup enak, layak serta bukan fast food di USA, rata-rata USD 9-10 Itu udah standar banget restoran ya. Kalau mau lebih enak sekitar USD 15-20/porsi. Jika dirupiahkan, bisa buat makan di warteg sebulan kan? Nah, buat ngirit mau tidak mau kita harus sudah mulai akrab dengan gerai-gerai fastfood seperti McD, Wendys, Pizza atau Dunkin Donuts yang ada di setiap sudut kota. Standar paket makan fastfood antara USD 4-7/porsi. Oya, porsi orang disini besar-besar, kalau saya sih bisa buat makan dua kali.

Bosan fast food? Jangan khawatir, Amerika gudangnya makanan kemasan. Dari mi instan, sayuran hingga pizza instan semua ada di supermarket. Harganya pun murah bisa kurang dari USD 5 dan untuk makan hingga 2-3 kali. Tapi pastikan ada microwave di tempat kalian menginap, untuk menghangatkan makanan sebelum disantap.

Oya, suka makan di IKEA? Nah..ini juga bisa dicoba, meskipun berasal dari Swedia, toko IKEA cukup banyak di USA. Ssst, disini ada sarapan murah omelette dan kentang hanya 99 sen saja! Kesini berdua, udah kenyang banget dengan hanya USD 10.

Kangen makanan Indonesia? Sekarang sudah banyak warung makanan kita terutama di kota-kota besar. Nanti salah satunya akan saya tulis menyusul. Harganya? Muahalll, rek! Sakit hati, kalau ingat harganya di Jakarta. Seporsi mi ayam bisa mencapai USD 10. Nasi padang sebungkus isi rendang dan telor USD 8. Arrgh…. Saran saya, bawa makanan kering dari rumah, yang tinggal dipanasin, seperti rendang kering, orek tempe kering, dll. Ini bakal lumayan banget hematnya. Packing serapih dan serapat mungkin, serta declare sebagai makanan kering, agar tidak terhambat di custom bandara.

 

Sewa Apartemen atau Dormitory

Gaes, selain makanan, biaya liburan yang paling mahal di USA adalah biaya penginapan. Jangan heran kalau hotel-hotel chain sekelas Hilton di USA nggak ada apa-apanya. Hotel-hotel di USA (yang kalau di Indonesia, udah top banget) disini biasa saja. Bahkan sekelas Hilton tidak menyediakan sikat gigi di kamar mandinya, boro-boro lemari pendingin. Saya pernah menginap di salah satu hotel lumayan bagus di Las Vegas, saya berpikirnya pasti di kamar ada kulkas (kebeneran kita bawa rendang), eh ternyata gak ada loh! Untung lagi musim dingin, jadi rendangnya tetap awet. Hehehe

Hampir di setiap sudut kota dan desa, disini ditemukan hotel-hotel budget yang ujungnya pake Inn, seperti Holiday Inn, Days Inn. Bentuk bangunannya, bukan gedung tinggi menjulang, tapi kubus yang penampakannya lebih mirip kontrakan bertingkat. Jika sekelas Hilton rate-nya mencapai USD 80-150 per malam, hotel-hotel “Inn” tersebut hanya sekitar USD 50-70 per malam. Tapi fasillitasnya nyaris sama (jika tanpa sarapan). Kalau datang bersama keluarga atau rombongan, saya sarankan menyewa apartemen di Air BnB, kisaran per malam sekitar USD 100 dollar, lumayan irit untuk beramai-ramai. Jika solo traveling? Mending sewa dormitory (kisaran USD 30-50) atau paling irit numpang di rumah kerabat, teman, mantan, kecengan, atau siapalah.. Hehehe..

Oya, tiap kota memiliki rate harga yang berbeda-beda, New York dan Los Angeles pasti lebih mahal dari Phoenix atau Texas.

Cari Tempat Wisata Gratis

Cukup keluarga Anang-Ashanty saja yang kalau liburan ke USA mampir ke Disneyland. Hehehe.. Karena semua penjuru berbeda atmosfir-nya dengan negara kita, banyak sekali spot instagramable yang bisa bikin stok foto instagrammu penuh untuk setahun. Taman-taman umum biasanya gratis, kecuali kalau di tengahnya ada museum. Foto di Hollywood Walk of Fame juga gratis, naik ke puncak tulisan Hollywood gratis. Foto di Golden Gate gratis, main di Central Park juga gratis, menikmati pantai La Jolla di San Diego gratis, menyusuri bay walk Manhattan Beach di LA, gratis. Dan masih banyak gratis-gratisan lain!  Mau ke taman nasional seperti Grand Canyon? Cek postingan saya disini. Cukup terjangkau kok!

Seperti Eropa, Amerika juga negara yang sangat menghargai sejarah. Museum ada dimana-mana. Saya ceritakan dua diantaranya di tulisan Texas dan Prescott berikut ini.

Kalau datang bertepatan dengan perayaan tertentu seperti Thanks Giving, Independence Day sering banyak festival yang seru dan juga gratis.

Never Buy Anything At Full Price

Teman-teman, Amerika itu negara penuh diskon. Diskonnya pun bukan kayak Ramayana, yang dinaikin dulu baru diturunin. Pada awal November, menjelang Thanks Giving, selalu ada Black Friday dimana harga bisa turun gila-gilaan walaupun hanya 24 jam saja. Biasanya saat Black Friday, banyak yang sampai menginap di pusat-pusat perbelanjaan untuk mendapatkan barang idamannya.

Tapi kalau kesana nggak pas Black Friday gimana? Jangan khawatir, banyak barang bermerek yang bisa kita dapatkan murah. Ada beberapa toko retail seperti Ross, Target, Sears, (masih banyak lagi) dan premium outlet khusus untuk barang-barang branded premium. Jangan tergiur melihat harga murah di mall, karena di mall umumnya barang-barang Just Arrived. Pandai-pandai pula melihat musim, baju musim panas pasti jatuh banget harganya di musim dingin, begitu pula sebaliknya. Buat kita yang orang Indonesia, tentu kondisi musim tidak berpengaruh.

Di toko-toko retail yang saya sebutkan diatas, selalu ada stok barang bermerek yang harganya bisa turun hingga 50%. Memang stoknya terbatas, atau sudah bukan keluaran terbaru. Namun, tetap keren kok. Kalau mau souvenir murah buat oleh-oleh lebih baik beli di Wallmart atau Wallgreen daripada di toko souvenir atau di tempat wisata. Wallgreen juga surga buat yang suka belanja kosmetik, dari harga sedolar hingga puluhan dollar ada disini. Dari merek biasa hingga mereka mahal tersedia. Asal jangan tanya merek yang sekelas Beverly Hills ya.. Di beberapa toko juga selalu ada “garage sale”. Biasanya stoknya tingga 1-2 pieces, tapi kalau beruntung, siapa tahu itu barang incaranmu selama ini.

Jangan lupa, semua harga yang tertera di barang belanjaan selalu belum termasuk pajak. Nilai pajak ini bisa beda-beda tergantung negara bagiannya. Sebagai contoh di New York, pajaknya 10%, di Arizona 8,3%, tapi bisa juga 0% seperti di New Jersey.

Sebenarnya sih, meskipun tidak diskon gede, beberapa barang branded terutama keperluan wanita (kosmetik, body fragrance, dll), relatif lebih murah dibandingkan di Jakarta. Maklumlah, masuk negara tercinta ini kan, kena pajak lagi. Tapi jangan kalap ya, ingat bea cukai kita makin membatasi barang luar negeri masuk ke Indonesia.

So, sudah siap berangkat?!

(Visited 107 times, 1 visits today)

12 Replies to “Cara Hemat Liburan di Amerika Serikat”

  1. Karena udah sering bolak-balik Singapore (cailah), harga makanannya nggak terlalu masalah. Harga hotelnya itu yang harus disiasati, hahaha. Di Singapore masih banyak hostel yang per malamnya sekitar 15-20 SGD, udah sama sarapan.

    Gue juga nggak pernah tertarik sama theme park, kak. Ke luar negeri itu pengen mencari pengalaman dan suasana baru, jadi main-main ke tempat publik gratis pun udah suka banget!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *